Arsip Tag: sot hcs

Memperoleh Manfaat Luar Biasa dari Fermentasi Urin Ternak


urine-therapyMendengar kata urin, urine, air seni, atau air kencing yang terlintas dalam pikiran kita adalah aromanya yang bau, kotor, najis, dan harus dibuang atau dibersihkan….hehe, memang persepsi tersebut tidak lah salah..

Urin, air seni, air kencing

urineUrin memang salah satu produk ‘buangan’ yang harus dibuang dari tubuh. Nah, sebelum melangkah lebih jauh, apa sih definisi dari urin itu sendiri ? Apabila kita ingin mengetahui definisi ilmiah-nya, menurut beberapa sumber ilmu biologi yang dapat dipercaya dan saya peroleh (salah satunya dari wikipedia), Urin atau air seni atau air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Eksreksi urin diperlukan untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostatis (ketahanan atau mekanisme pengaturan lingkungan kesetimbangan dinamis dalam organisme secara konstan) cairan tubuh. Urin disaring di dalam ginjal, dibawa melalui ureter (saluran) menuju kandung kemih, akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra.

Baca lebih lanjut

Cara Budidaya Padi Organik dengan Pola HCS


seorang petani tengah menata hasil padi panenannyaIMPOR BERAS, dua kata ini dari tahun ke tahun sangat lah akrab dengan bangsa Indonesia. Sudah seharusnya kita malu, mengaku dengan bangga bahwa negara kita adalah negara Agraris, namun kenyataannya masih impor beras. Bahkan akhir-akhir ini seharusnya kita tambah malu lagi, sudah impor beras dari Vietnam, eeh….malah ada skandal, yang hingga kini ujung masalahnya ‘sengaja’ belum ketemu……….beuuuh

Salah satu sebab ketergantungan terhadap ‘Impor beras‘ tersebut adalah kurangnya jumlah produksi beras atau padi dalam negeri. Pada kasus ini, saya tidak akan menyoroti penyebab rendahnya produksi beras nasional akibat gagal panen karena hama atau cuaca (seperti yang sering ‘bapak-bapak kita’ utarakan), saya akan mengupas dari segi operasional cara budidaya padi itu sendiri. Cara budidaya padi konvensional yang sekarang pada umumnya dilakukan adalah ‘turunan’ dari Panca Usaha Tani. Produksi padi nasional peningkatannya sangat lambat dibandingkan dengan tingkat kebutuhan nasional. Silahkan lihat dan bandingkan datanya di Badan Pusat Statistik (http://bps.go.id), meskipun banyak ahli yang meragukan data tersebut karena katanya, kita belum punya data terkini hasil sensus pertanian yang valid, misalnya berapa luas sawah total sekarang secara nasional berikut sebarannya…..wadduh.

Baca lebih lanjut

CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK BOKASHI – HCS


Bokashi HCSPupuk Bokashi, dari namanya saja sepintas orang kebanyakan tidak akan mengenal, pupuk apaan lagi ini ? Namanya aneh…

Pupuk Bokashi, ga tau siapa yang pertama memberikan nama seperti ini. Dilihat dari namanya, mungkin orang Jepang yang ngasih nama karena mungkin teknologi awal-nya  dari sana mulai diperkenalkan.

Pengertian yang berhasil penulis himpun dari sono-sini, Pupuk Bokashi kurang lebih dapat diartikan sebagai (ini pun kata orang Jepang) : “Bahan Organik yang telah difermentasikan”. Berarti Bokashi adalah hasil fermentasi atau peragian bahan-bahan organik seperti sekam, serbuk gergaji, jerami, kotoran hewan atau pupuk kandang, dan lain-lain bahan organik.  Bahan-bahan tersebut difermentasi dengan bantuan microorganism activator untuk mempercepat prosesnya. Ada pula yang mengartikan bahwa BOKASHI adalah kependekan dari Bahan Organik Kaya Sumber Hayati.  Hehehe….silahkan pilih, pengertian mana yang anda sukai.

Dalam pembuatan Pupuk Bokashi pola HCS, SOT HCS digunakan sebagai aktivator. Efek lain dari sistem pupuk bokashi ini adalah bahwa hasil fermentasi tidak se-bau cara konvensional misalnya pada pupuk kompos. Proses pembuatan pupuk bokashi juga relatif lebih cepat dibandingkan pupuk kompos.

Pupuk organik atau Pupuk Bokashi ala HCS, selain proses pembuatannya cepat, hasil tidak terlalu bau, juga dapat menekan timbulnya jamur atau fungi dan gulma setelah selesai proses pembuatan pupuk, seperti yang timbul pada sistem Bokashi biasa.

Oke, cukup ya pengantarnya…..kita langsung saja ke praktek cara pembuatan pupuk Bokashi HCS, simak ya baik-baik :

Baca lebih lanjut