Arsip Tag: ruminansia

Perbedaan Kambing dan Domba


Tulisan singkat  ini saya share agar kita lebih mengetahui perbedaan antara kambing dan domba.  Di masyarakat, masih banyak  yang bingung membedakan antara kambing (goats – Inggeris) dan domba (sheep – Inggeris), bahkan banyak yang salah kaprah menyebut keduanya adalah sama.

Kambing sehatdombaKedua jenis hewan ruminansia ini meskipun secara Anatomi  hampir sama, tapi berdasarkan ilmu Taksonomi, terdapat perbedaan dari tingkat spesies maupun genus-nya.  Domba memiliki 54 sel kromosom sedangkan Kambing memiliki 60 sel kromosom.

Berdasarkan ciri-ciri fisik dan perilaku berikut anda dapat menentukan perbedaan antara kambing dan domba :

1. Ekor

Perbedaan fisik yang mudah dilihat adalah ekor. Ekor domba selalu terjulur ke bawah sedangkan posisi ekor kambing terjulur ke atas kecuali apabila sedang takut, sakit atau pada saat mengalami  kesulitan.

2. Kebiasaan Makan

Perbedaan yang mencolok lainnya dari domba dan kambing adalah kebiasaan dalam mencari makanan dan memilih makanan. Domba, biasanya makan dengan cara merumput, mencari rumput yang pendek dan cepat di permukaan tanah. sedangkan kambing mencari-cari makanan, dedaunan segar, makan dengan agak berdiri, dan suka pucuk dedaunan. Mereka cenderung sangat tangkas.

3. Perilaku

Terdapat  beberapa perbedaan perilaku antara domba dan kambing, kambing mempunyai perilaku yang cenderung serius dan independent/bebas, sedangkan domba lebih ketergantungan dan menyendiri. Domba mempunyai perasaan yang lebih kuat dalam berkelompok dan sangat gelisah ketika berpisah dari kawanannya dan akan menjadi lebih jinak. Kambing akan mencari perlindungan lebih cepat dari domba, mereka tidak suka ketika kaki mereka basah sehingga mereka akan mencari rumput di dataran yang lebih tinggi.

4. Perbedaan Fisik

Bila kita amati teliti secara fisik, kambing dan domba berbeda. Banyak jenis kambing, mempunyai rambut yang panjang di sebagian tubuhnya dan tidak perlu dilakukan pencukuran bulu. Domba, menghasilkan wool yang dapat di cukur secara berkala. Domba memiliki bibir atas yang dibagi oleh philtrum yang berbeda (groove). sedang kambing tidak.

Teliga kambing sebagian besar terjulai ke bawah dan panjang, sedangkan pada domba, telinganya menegak ke atas atau tidak terjulai. Pada kambing, terdapat kelenjar bau di bawah ekor yang sangat menyengat sedang pada domba tidak. Domba memiliki wajah atau kelenjar air mata di bawah mata mereka dan kelenjar bau di antara jari kaki.
Sebagian besar kambing secara alami memiliki tanduk ke arah atas atau samping dan tidak melengkung seperti domba sedang pada domba sebagian domba ada yang memiliki tanduk dan ada yang tidak.

sumber : “Goats are from Mars, Sheep are from Venus”  by Dr.Anna O’Brien
dan dari : dombafarm.files.wordpress.com

Iklan

CARA MEMBUAT PAKAN KAMBING ATAU DOMBA DARI POHON PISANG


Pakan merupakan salah satu faktor yang turut menentukan keberhasilan dalam beternak. Syarat pakan yang diberikan harus berkualitas, mengandung zat atau materi yang dibutuhkan dengan komposisi yang seimbang.  Bila syarat tersebut telah terpenuhi, pakan tersebut bisa disebut pakan berkualitas.  Hal ini secara umum berlaku untuk semua hewan ternak, termasuk kambing dan domba.

Di Indonesia,  pakan yang umum diberikan oleh para peternak kambing dan domba adalah rumput. Rumput sepertinya sudah menjadi primadona sejak lama untuk jadi pakan kambing atau domba dan menjadi menu wajib.  Sekarang saatnya kita memperbaharui jenis pakan primadona tersebut dengan pakan berkualitas agar tumbuh dan kembang ternak kita menjadi optimal.  Sebagai referensi coba kita lihat kualitas dari beberapa jenis pakan yang sering para peternak pakai.  Kandungan nutrisi yang terdapat dalam rumput dan tumbuhan lain tersebut  dapat kita lihat dalam Tabel Kandungan Nutrisi Hijauan Legimunosa

Pada tulisan ini kita akan membuat pakan untuk kambing dan domba dengan kualitas nutrisi seimbang sesuai kebutuhan yang optimal.  Coba anda lihat lagi tabel tadi, di sana terdapat berapa kebutuhan kambing atau domba terhadap nutrisi berupa karbohidrat, protein, vitamin maupun serat kasarnya. Pakan yang akan kita buat  prinsipnya adalah proses fermentasi. Dengan melalui fermentasi, pakan akan mudah dicerna dan penyerapan nutrisi akan lebih baik.

Baca lebih lanjut