MENANAM JAHE MERAH MUNGKINKAH JADI MILYUNER ?


jaheMenanam Jahe Merah Mungkinkah Jadi Milyuner ?, judul tulisan ini  koq seperti yang pesimistis ya…tenang dulu.  Bagi saya, lebih baik judul itu yang dipakai, daripada terlalu bombastis.  Judul itu pun bukan berarti tanda seseorang yang pesimistis kan ?  Saya hanya ingin mengajak anda bersikap realistis, menentukan target dulu, mempelajari dan memperhitungkan dulu segala sesuatunya sebelum anda bercita-cita menjadi milyuner dari  menanam jahe merah.  Silahkan baca lanjutan tulisan ini…

Jahe Merah (Nama ilmiah : Zingiber officinale var.rubrum)

tanaman-jahe-merahSekarang siapa sih yang tidak kenal JAHE. Tanaman yang sangat populer di Indonesia, sekoteng, bandrek dan wedang adalah beberapa produk minuman yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Hampir setiap malam, terutama di daerah perkotaan, kita sering disapa oleh para penjual keliling minuman tersebut. Atau sekarang coba tengok kalau kita pergi ke mini market atau swalayan, selalu ada produk-produk dengan bahan dasar jahe yang mejeng rapi di rak-rak etalase.

Tidak secara tiba-tiba pamor jahe ini begitu tenar, namun tanaman ini sudah sekian lama diketahui manfaatnya oleh orang tua kita sejak dulu. Pemakaiannya begitu meluas karena ternyata manfaatnya sangat banyak. Tidak hanya dipakai sebagai salah satu bumbu pelengkap masakan saja, namun juga ternyata banyak pula digunakan untuk tujuan di bidang kesehatan, terutama untuk jenis Jahe Merah.

Beberapa manfaat dari  jahe di bidang kesehatan tersebut dapat saya sebutkan sebagai berikut :

  • Sebagai obat herbal
  • Sebagai antioksidan, antiinflamasi, analgesik, antikarsinogenik (anti kanker), dan kardiotonik (penguat fungsi jantung)
  • Pencegah Obesitas
  • Anti diare dan mual
  • Anti hiperlipidemia (lemak berlebih)
  • Melancarkan aliran darah
  • Obat untuk kolesterol

Apabila anda masih kurang percaya mengenai manfaat jahe yang saya sebutkan tersebut, anda boleh lihat deh di hasil penelitian yang dikeluarkan oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian DI SINI atau anda boleh lihat juga di DOWNLOAD AREA.

Bagi anda yang belum mengetahui mengenai sejarah, asal muasal dan klasifikasinya, serta ingin kenal lebih dekat dengan Jahe, saya sudah siapkan dari Wikipedia DI SINI atau di DOWNLOAD AREA.

Setelah anda baca mengenai manfaat jahe, jenis dan klasifikasinya,  terutama Jahe Merah, mari kita lanjutkan ke analisa peluang usaha. Terdapat beberapa faktor, menurut saya, yang perlu kita perhitungkan, mari kita mulai (kalau ada yang kurang, tambah sendiri ya…hehehe)

Faktor yang Memungkinkan Budidaya Jahe Merah Menguntungkan

Mari kita urai beberapa yang mungkin akan menjadi faktor menguntungkan atau mendukung keberhasilan budidaya jahe merah

  1. Permintaan terhadap Jahe Merah masih cukup tinggi, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri.  Silahkan anda browsing dan searching mengenai permintaan produk agro ini.
  2. Tanaman Jahe bisa tumbuh pada ketinggian 0 – 2.000 m.dpl. sehingga cakupan tempat budidaya relatif luas.
  3. Teknis budidaya relatif mudah, dengan menggunakan media tanam di dalam polybag ataupun karung bisa dilakukan. Dengan demikian lahan yang dibutuhkan tidak perlu luas, kita bisa memanfaatkan lahan di pekarangan atau halaman rumah yang tidak produktif. Cara atau teknik budidaya pun sudah banyak tersedia dan banyak dipraktekkan. Anda pun dapat melakukan budidaya jahe merah sistem organik dengan mudah.
  4. Harga jual jahe merah menurut perkembangan pasar saat ini memang tidak setinggi seperti tahun-tahun sebelumnya, namun saya lihat masih memiliki nilai ekonomis. Apalagi bila dilakukan pengolahan jahe menjadi produk turunan, misalnya serbuk jahe dan gula, harganya tentu akan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibanding harga jahe mentah .
  5. Belum begitu banyak yang melakukan budidaya jahe, meskipun di beberapa daerah sudah menjadi komoditi andalan, tengok misalnya di beberapa daerah di Sukabumi, Tasikmalaya atau di daerah Brebes, tanaman ini menjadi salah satu komoditi andalan daerah.
  6. Biaya yang harus dikeluarkan relatif rendah. Kita hanya perlu menyediakan polybag atau karung, tanah, pupuk, dan bibit serta biaya pemeliharaan yang tidak begitu besar, apalagi bila dilakukan oleh kita sendiri.

Hambatan Budidaya Jahe Merah

  1. Kualitas jahe harus benar-benar diperhatikan karena hal ini akan menentukan harga jual. Sekedar info, kualitas jahe Indonesia masih di bawah negara lain (ga percaya ? browsing dong…). Bagaimana cara mengatasinya ? Pola budidaya organik yang telah dilakukan oleh beberapa mitra HCS  terbukti dapat menanggulangi masalah kualitas ini.  Jadi tidak perlu khawatir, kita bisa sharing koq…
  2. Serangan hama dan penyakit. Serangan hama dan penyakit ini akan berhubungan dengan kualitas dan jumlah hasil budidaya. Namun masalah penyakit dapat ditekan dan dicegah apabila teknis budidaya kita mengikuti pola yang benar.
  3. Penjualan hasil budidaya. Hal ini memang menjadi masalah klasik di Indonesia, hampir untuk semua komoditi. Belum ada regulasi yang jelas mengenai sistem penjualan maupun patokan harga.  Tapi ga usah pusing, mengenai penjualan komoditas jahe ini, mungkin anda bisa menjual langsung ke distributor, pasar, industri jamu atau minuman, atau anda menjalin kerja sama dengan kelompok tani jahe misalnya di Sukabumi, Tasikmalaya maupun Brebes yang sudah terlebih dahulu mapan untuk ikut nebeng jual. Yang penting, kita harus usahakan mendapatkan harga beli yang layak dan masih mempunyai nilai ekonomis sedang-tinggi. Ironis memang, sebagai contoh, minggu kemarin saya pergi belanja ke sebuah swalayan terkenal, iseng-iseng lihat harga jahe gajah yang dijual Rp. 19.850,-/kg, kemudian iseng juga nelpon ke ‘pengepul jahe’ yang ternyata menerima jahe gajah dengan harga beli Rp. 8.000,- saja……hadduh

Teknis Budidaya Jahe Merah

Setelah menimbang mengenai peluang dan kemungkinan hambatannya, mari kita pelajari teknis budidaya tanaman yang satu ini agar kita sama-sama mendapat gambaran umum yang lebih lengkap.  Banyak pola tanam yang bisa kita terapkan, di sini saya akan coba bahas teknis budidaya organik jahe merah menggunakan pola HCS.  Namun sebelumnya coba kita pelajari secara umum karakteristik tanaman jahe berikut ini :

Syarat tumbuh :

  •  Iklim : Tanaman jahe memerlukan curah hujan antara 2.500-4.000 mm/thn
  • Pada umur 2,5 – 7 bulan perlu cukup sinar matahari. Artinya, tanaman ini harus berada di tempat terbuka agar cukup sinar matahari sepanjang hari
  • Suhu udara yang optimal adalah 20 – 35 derajat Celcius
  • Secara umum dapat tumbuh pada keasaman tanah dengan pH 4.3 – 7.4, kecuali untuk jenis Jahe Gajah pada pH 6.8 – 7.0
  • Tumbuh baik pada tanah subur dan gembur, serta banyak mengandung humus

Persiapan Bibit atau Benih Jahe Merah

Kita dapat melakukan penanaman dari bibit jahe merah yang sudah siap tanam atau sudah bertunas antara 5-10 cm.  Namun apabila tidak tersedia, kita dapat menyemaikan bibit dari bentuk rimpang.  Apabila menyemaikan sendiri, perhatikan kualitas rimpang yang akan disemaikan.  rimpang untuk disemaikan haruslah berasal dari induk yang cukup tua umurnya, permukaan rimpang mengkilat dan tidak cacat serta tidak terlihat ada bekas diserang hama.

1. Teknik Persiapan Rimpang

Rimpang yang akan disemaikan (tentunya setelah diseleksi), dibersihkan dan kemudian dijemur namun hati-hati jangan terlalu kering. kemudian…..

  • Simpan selama 1 – 1.5 bulan.
  • Patahkan rimpang dengan tangan, yang mana setiap potongan tadi memiliki 3 – 5 mata tunas, kemudian dijemur kembali selama 1/2 sampai 1 hari (lihat cuaca).
  • Masukkan potongan rimpang tersebut ke dalam karung
  • Buat larutan PHEFOC HCS, dengan dosis : 1 tutup botol PHEFOC dilarutkan ke dalam 14 liter air, kemudian ditambah 2 sendok makan gula pasir, aduk sampai rata dan biarkan selama 15 menit.
  • Potongan rimpang yang sudah dalam karung kemudian dicelupkan ke dalam larutan PHEFOC selama 15 menit. Angkat dan tiriskan. Tujuan perendaman dengan PHEFOC adalah agar bibit terbebas dari patogen asal penyakit dan memiliki daya tahan lebih tinggi untuk mendapat serangan penyakit, ya mirip di-immunisasi dulu lah…
  • Selama menunggu proses ‘pe-nirisan’, buatlah larutan SOT HCS dengan dosis : 5 tutup botol SOT dilarutkan ke dalam 14 liter air, dan ditambahkan pula 3 sendok makan gula pasir. Aduk hingga rata dan biarkan selama 15 menit
  • Setelah cukup ditiriskan, bakal bibit tadi kemudian direndam selama kurang lebih 6 jam dalam larutan SOT HCS yang telah dibuat tadi.  Tujuan perendaman dengan SOT adalah agar nantinya bibit dapat tumbuh dengan baik dan sehat terutama pada saat-saat awal penanaman
  • Setelah 6 jam, karung berisi benih tersebut kemudian ditiriskan sampai kering. Dan benih sudah siap untuk disemaikan.

2. Teknik Penyemaian Rimpang

Beberapa cara dapat dilakukan untuk penyemaian bibit jahe dari rimpang ini. Dengan menggunakan sistem kotak kayu atau dengan cara membuat bedengan.  Kali ini saya ulas penyemaian dengan memakai kotak kayu.

  • Buat kotak kayu dengan ukuran misalnya 50 x 100 cm dengan tinggi 10 cm. Bentuknya seperti nampan. Tahu nampan kan ?
  • Buat campuran tanah untuk media semai dengan bahan campuran : tanah dan pupuk bokashi (lihat cara membuat Pupuk Bokashi), perbandingannya adalah tanah : pupuk bokashi = 3 : 1
  • Kemudian campuran tanah tersebut masukkan ke dalam kotak dan disebar secara merata
  • Benamkan potongan-potongan rimpang jahe ke dalam tanah tersebut. Kemudian tutup tipis dengan tanah atau daun kering
  • Lakukan perawatan dengan cara menyiram media semai tadi dengan air 2 kali sehari
  • Waktu yang dibutuhkan untuk penyemaian berkisar antara 2-4 minggu. Sabaar…

Teknik Penanaman Jahe

Teknik penanaman jahe berikut yang saya pilih adalah dengan memanfaatkan media tanam dalam polybag atau karung.  Di sini saya memilih karung karena kebetulan mudah diperoleh dan murah, meskipun katanya rada-rada rapuh kalau sudah lama, tapi coba saja lah.  Teknik memakai polybag atau karung ini banyak juga yang menyebut sebagai cara budidaya tanaman vertikultur, artinya budidaya tanaman secara vertikal atau bertingkat.

1. Alat dan Bahan

  • Karung (disini saya memakai ukuran 40 x 100 cm), jumlah terserah anda. Saat ini saya siapkan 100 karung
  • Sekop atau cangkul, untuk mengaduk
  • Ember
  • Pupuk Bokashi
  • Tanah

2. Penanaman Bibit

  • Buat campuran antara tanah dan bokashi dengan perbandingan 3 : 1.
  • Masukkan campuran tanah tersebut ke dalam karung dengan ketinggian kurang lebih 15 cm atau 1/5 tinggi karung.  Untuk memudahkan, sebelumnya tekuk dulu permukaan karung bagian atas.
  • Ambil rimpang jahe hasil penyemaian, patah-patahkan rimpang jahe tersebut dengan tangan menjadi 2-3 ruas, yang mana setiap ruas minimal terdapat 2 mata tunas
  • Bibit jahe kemudian ditanam 3-5 cm ke dalam tanah dalam karung tadi.  Setiap karung dapat diisi beberapa titik tanam, atur misalnya 2 – 3 titik tanam. Rata-rata sih katanya kira-kira 200 gr bibit cukup untuk satu karung.
  • Atur penyimpanan karung posisinya lebih tinggi dari permukaan tanah. Buat kolom gundukan tanah memanjang, setiap gundukan kolom bisa diisi 2-3 baris karung. Contoh misalnya seperti pada foto di bawah ini :

 deretan karung-jahe

3. Perawatan dan Pemeliharaan Tanaman Jahe

Tahap berikutnya adalah perawatan dan pemeliharaan tanaman.  Kegiatan ini meliputi penyiraman tanaman, pemberian pupuk dan penanggulangan penyakit

  • Pada tahap awal, lakukan penyiraman air secara teratur dan rutin pagi dan sore selama kurang lebih seminggu, bertujuan agar tunas tidak kering dan layu
  • Selanjutnya, penyiraman dilakukan sehari sekali kecuali pada kondisi kemarau sebaiknya penyiraman dilakukan dua kali
  • Pada usia tanaman 2 – 4 minggu lakukan penyemprotan atau penyiraman dengan fermentasi SOT.  Sebelumnya lakukan fermentasi larutan dengan dosis : 5 tutup botol SOT + gula pasir 3 sdm + urine ternak 2 liter + feses ternak cair 2 liter. Fermentasi dilakukan selama 24 jam, kemudian larutkan dalam 15 liter air. Kemudian baru digunakan untuk menyemprot atau menyiram
  • Penyemprotan dengan SOT bergantian dengan PHEFOC dengan interval 2-4 minggu sekali
  • Pada usia 2-3 bulan atau jika terlihat keluar rimpang jahe ke permukaan, lakukan penimbunan dengan campuran tanah dan bokashi (perbandingan tanah : bokashi tetap 3 : 1). kurang lebih setinggi 10 cm
  • Selalu lakukan penyiangan media tanam dari hama berupa gulma/rumput agar tidak mengganggu pertumbuhan rimpang
  • Penimbunan dilakukan terus secara berulang sampai  tanaman jahe berusia sekitar 8 bulan atau sampai karung terisi penuh dengan tanah
  • Rata-rata usia optimal penanaman jahe berkisar antara 8 – 10 bulan, ditandai dengan mulai mengeringnya daun
  • Dengan pola tanam seperti ini, diharapkan hasil panen jahe per karung mencapai minimal 10 kg

Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama  yang paling sering menyerang tanaman jahe adalah kepik, ulat penggesek akar dan kumbang. Sedangkan penyakit berupa penyakit layu bakteri, busuk rimpang, dan bercak daun. Untuk pengendalian hama dan penyakit pada tanaman jahe merah ini, saya akan coba share dan ulas agak detail nanti di tulisan berikutnya….

Tentang Hama dan Penyakit yang sering menyerang tanaman jahe bisa dibaca DI SINI dan DI SINI

Analisa Ekonomi Budidaya Tanaman Jahe merah

Analisa ini saya lakukan secara praktis berdasarkan rencana penanaman pada 100 karung media tanam.  Yang diperhitungkan adalah total biaya yang dikeluarkan meliputi modal awal dan biaya pemeliharaan dibandingkan dengan target pemasukan uang berdasarkan hasil penjualan tanaman jahe.

1. Biaya yang saya keluarkan meliputi :

  • Karung                  : 100 karung x Rp. 600,-     = Rp. 60.000,-
  • Pupuk Bokashi    :                                             = Rp. 50.000,-Karena saya belum mempunyai limbah ternak sendiri, jadi terpaksa saya beli dulu kotoran ternak.
  • Bibit Jahe              :  100 karung x Rp. 1.000   = Rp.100.000,-
  • Pupuk SOT dan PHEFOC                                  = Rp.250.000,-
  • Ongkos kerja : Gratis, kerjain aja dulu sendiri.  Kalaupun minta bantuan, mungkin cukup keluar uang Rp.100.000 untuk pengerjaan membuat campuran tanah dan memasukkan ke dalam karung
  • Lain-lain atau tidak terduga                         = Rp.500.000,-                                                  TOTAL Biaya yang sudah dan akan saya keluarkan  =  Rp. 960.000,-

2.  Hasil Penjualan Jahe Merah

Berdasarkan pengalaman di tempat lain dan informasi dari petani jahe merah yang sudah berjalan. Rata-rata hasil panen jahe merah per karung atau polybag dengan cara di atas dapat mencapai 10-15 kg/karung.  Bahkan ada diantara salah seorang mitra HCS dapat mencapai produksi 20 kg/karung. Di sini, saya berandai-andai panen per karung anggap saja hanya mencapai 5 kg/karung.  Jadi perkiraan total hasil panen 100 karung x 5 kg = 500 kg

Harga per kg Jahe Merah memang fluktuatif dikisaran Rp.10.000 – Rp.15.000,- tergantung pembeli dan kualitas tentunya.  Saya berandai lagi di sini, harga jual yang akan saya peroleh anggap saja rendah yaitu Rp. 6.000,-/kg (berdasar informasi pengepul minimal Rp.8.000,-/kg).

  • Hasil penjualan : 500 kg x Rp. 6.000  =  Rp. 3.000.000,-

Keuntungan atau laba : Rp. 3.000.000,- – Rp. 960.000,- = Rp. 2.040.000,-

Parameter kelayakan usaha : B/C rasio  :  3.125, atau anggap saja jelek-jeleknya di 2.0

B/C ratio menunjukkan angka di atas 1, ini menandakan usaha budidaya jahe merah masih termasuk layak.

Gambaran Peluang Usaha

Menurut analisa secara umum di atas, budidaya tanaman jahe merah dengan sistem organik HCS masih layak untuk dilakukan (Benefit Cost ratio 3.125). Karena masih layak, saya sekarang sedang merintis untuk membuktikan aplikasinya langsung, ya semoga saja lancar…

Rencana saya malah akan melakukan penanaman setiap bulan sekali. Kenapa akan saya lakukan seperti itu ? Karena nantinya mulai pada 8 – 10 bulan mendatang, saya berharap bisa panen Jahe setiap bulan. Artinya, mudah-mudahan setiap bulan saya akan mendapat tambahan pemasukan uang minimal  Rp. 2.040.000,-/bulan.

Apabila prospeknya stabil dengan trend yang bagus, kemungkinan saya akan menambah jumlah media tanam lebih dari 100 karung, why not ?  Kalau per karung butuh lahan 1 meter persegi, maka saya akan butuh minimal total 800 meter persegi.  Masih kurang lahan ? Mungkin saya akan coba pola penyimpanan media tanam bertingkatWhy not II ? Targetnya adalah meningkatkan jumlah hasil panen per karungnya, dengan demikian meskipun harga relatif tetap, saya akan mendapat keuntungan lebih dari jumlah panen yang meningkat. Dan bagi anda yang memiliki lahan 1 (satu) are atau bahkan berhektar-hektar silahkan anda hitung sendiri potensi yang dapat dihasilkan.

Jadi, bagaimana menurut anda ? Menanam Jahe Merah Mungkinkah Jadi Milyuner ?

Jawaban saya sih mungkin saja, sejauh kita berani bekerja keras dan berusaha. Untuk tahap awal, tidak apa-apa lah saya rela jadi Jutawan dulu….heheNext, bukan hal yang tidak mungkin saya jadi seorang Milyuner sukses dari budidaya Jahe Merah !!

Coba anda lihat juga sekilas video budidaya jahe di sini….

Cekidott….

245 thoughts on “MENANAM JAHE MERAH MUNGKINKAH JADI MILYUNER ?

      1. irfan

        Maaf pak dikdik, saya menjual bibit jahe merah dan gajah siap tanam. Usia 2bln tinggi min.25cm daun 4 dg akar sempurna. Harga 1500/polibag. Siap membantu pemasaran melalui eksportir kenalan saya dg kuantitas 500ton/bln. Jika berminat hub. Saya di 082332574890. Siap kirim surabaya malang pasuruan probolinggo lumajang jember banyuwangi situbondo bondowoso dan wilayah jawa timur yg lain. Lokasi di jember. Tks

        Balas
    1. riansyah

      thank’s mas dikdik,,duh saya jadi kerayu nih buat budi daya jahe merahnya,,tapi bingung harus mulai dari mana. boleh ni mas berdiskusi ? almat Fb saya ( ruramadhan rian ),,di add ya mas,,\

      Balas
  1. Daroz Supris

    Saya darojat pak didik saya sangat terinpirasi dengan tulisan pak didik saya akan coba tanam didaerah magetan ,tepatnya kecamatan plaosan ,dimana saya bisa beli bibit jahe merah untuk daerah magetan atau jawa timur pak , no tlp saya ,080359305842,087703325038 terimakasih

    Balas
    1. gabriel anggit brilliantoro

      Misi mas. Saya bisa berbagi bisnis jual beli dengan anda.
      Domisilii saya pati jawa tengah.
      Hub.082322273435

      Balas
  2. jokosetiyono

    Pak saya tinggal di majalengka dan banyak petani yg nanam jahe merah, saat ini kita ada stok 20 ton. Bisa bantu pemasaran pak ? Kontak saya 085316364475

    Balas
  3. Yohanes Mandai

    Pak Bos… Sekedar info saja bahwa : isi materi dalam artikel ini sangat bagus. Hal ini didukung pula oleh gambar-gambar yang cukup memberikan daya tarik tersendiri bagi pembaca dalam menyimak seluruh isi artikel. Saya sendiri sudah mempersiapkan segala sesuatu termasuk bokashi SOC dan PHEFOC untuk proses budidaya tanaman jahe sesuai dengan petunjuk Pak Bos… GoSuccess with HCS!!!

    Balas
  4. setyo wibowo

    ada nomer telfun yg bisa di hubungi gak pak???soalnya masih bingung ni….mau tanya-tanya langsung biar enak dan jelas.maklum,soalnya baru mau mencoba budidaya jahe..
    TERIMA KASIH.

    Balas
  5. Daniel Sanger

    Ass. pak Didik, Terima kasih atas ulasannya. Saya punya lahan nganggur di kaltim 7 Ha. barangkalai bisa carikan mitra untuk kerjasama tanam jahe… Hp saya 0812 8919 1616 atau 08788 900 3040

    Balas
  6. mbnh dengkek

    saya membaca tulisan jahe menjadi tertarik dan ingin rasanya memanfaatkan peluang ini, tapi saya harus mulai dari mana ya…… selamat kepada siapapun yang telah memulai menangkap dan memanfaatkan peluang ini.

    Balas
  7. Yusuf sugiarto

    Mantap pak Dikdik…….aq mengikuti langkah pak Dikdik, tlng selalu beri informasi bila ada perkembangan baru tentang HCS. GO…SUKSESS..

    Balas
  8. Yudha

    Daerah bantul mulai pengembangan ahe merah dengan HCS, sudah berjalan selama 6 bulan, dana ada yang sudah sampai panen.

    Balas
  9. lela maya

    pak dikdik saya tertarik dengan peluang jahe merah tapi saya bingung nanti kalo sudah panen harus dijual dimana? kalo daerah bandung ada tempat/bandar penampung hasil panen jahe? kalo ada di daerah mana?

    Balas
  10. herman

    saya petani jahe dari wilayah sumatera selatan memiliki stok jahe 10 ton/bln kalau ada bapak/ibu yang berminat silahkan hub saya ke no Hp.082179282269 a.n Herman

    Balas
  11. suhendra

    assalamualaikum wr wb pa didik tolong infokan alamat dan no hp yang dapat menerima hasil panen jahe merah saya, barang masih di kebun umur sudah 1, 5 tahun sejak dr menanam lokasi daerah di sukabumi, atas bantuan infonya saya ucapkan banyak terima kasih

    Balas
  12. altan

    Pak sy baru tanam jahe merah,tetapi ketika hasil semaian sy pindah kan ke polybak,bnyak daun jahe yg layu.. Itubapq penyebab nya ya pak . mohon bantuan nya. Tq

    Balas
    1. Syaiful Anwar

      Pemindahan bibit diupayakan jgn smp keburu keluar akarnya, krn akan mengalami stres, sy jg pernah begitu, tp kali ini kami tahu caranya, jaga kelmbaban tanahnya, jgn smp terlalu becek, krn bibit yg layu akan menguning lalu busuk, tp jgn hawatir, dari bawah akan muncul tunas baru, sy juga petani jahe, tp jahe merah, No. saya 081216470001 lokasi kebun sy di daerah Malang, tp sy kerja di Surabaya.

      Balas
  13. leo

    pada saat ini saya membutuhkan jahe merah luar dalam/asli berapapun jumlahnya langsung bisa hub ke no saya Leo 085882471966 ( aktif 24 Jam)

    Balas
  14. eko budi waluyo

    Assalamu’alaikum sobat….. alhamdulillah kami telah membentuk sebuah kelompok tani jahe dengan nama ” RIZQUNA TANI” kelompok kami saat ini mulai menanam jahe merah…. saya sebagai ketua kelompok sampai saat ini masih belum dapat pasar yang siap menerima jahe dalam sekala besar… kalau sekarang sih masih dalam taraf penanaman baru berusia 2 bulan, tapi 10 bulan yang akan datang kami butuh pembeli dalam sekala besar…… aku jadi ga semangat karena belum dapat pembeli jahe…. barangkali sobat bisa bantu saya….. hubungi kami….EKO BUDI WALUYO dengan alamat : Dsn. Sukajadi RT 03 RW 01 Desa Sukajadi Kecamatan Pamarican Kab. Ciamis Jawa barat. hp. 085223600564

    Balas
  15. david mahera santoso

    pak ini saya david mahera santoso asal jombang, saya masih pertama kali kenanam jahe gajah di daerah wonosalam jombang. saya mau nanya pak jahe saya ini sudah umur 3 bulan lebih dan terkena penyakit jamur, saya ingin tau cara mengatasi penyakit jamur tersebut agar tidak menyebar dan cara pencegahannya agar penanaman jahe tahun depan tidak terserang penyakit yang sama. mohon pentujuknya pak

    Balas
  16. david mahera santoso

    pak didik saya mau nanya kalau jahe sudah terserang jamur sampai rimpang membusuk , apa yang saya harus lakukan agar jamur tersebut tidak menyebar ke tanaman jahe sekitarnya . karena kalau di biar ka saja bisa menyebar . saya tunggu solusi bapak , terimakasih

    Balas
  17. Rahmat Sahid

    Mohon informasi, untuk harga jual jahe merah sekarang ini kisaran berapa rupiah per kilogram ?. Saya harus menjualnya ke mana ? Jika ada yang mau menampung membeli hasil panen saya, silakan hubungi HP. 08122559602. Matur nuwun…..

    Balas
  18. irfan

    Saya menjual bibit jahe merah dan gajah siap tanam. Usia 2bln tinggi min.25cm daun 4 dg akar sempurna. Siap membantu pemasaran melalui eksportir kenalan saya dg kuantitas 500ton/bln. Jika berminat hub. Saya di 082332574890. Siap kirim surabaya malang pasuruan probolinggo lumajang jember banyuwangi situbondo bondowoso dan wil. Jatim lain. Tks

    Balas
  19. bunda08

    Dimana ya tempat membeli jahe merah yang sudah kering dan jadi bubuk, sehingga siap dipakai. Tapi murni ya 100% jahe merah tidak pakai campuran apa-apa. Kalau lihat di supermarket dan di toko harga sudah mahal. Kalau ada yg punya info tolong ya, kami bisa beli sekitar 1-5 kg per bulan. Hubungi netaswita@yahoo.com Terima kasih ya.

    Balas
    1. udin ulumudin

      Bunda sudah dapat jahe merah bubuk nya ? Bunda di mana alamatnya ada rekan yang tertarik untuk memasok jahe merah bubuk. Berani beli harga berapa ? siapa tau cocok harganya. terimakasih. kontak saya di 0857-7654-7333.

      Balas
  20. udin ulumudin

    Selamat membangun lingkungan kita dengan pertanian jahe merah… siapa menanam maka akan memanen. Siapa bersungguh sungguh insya Allah akan berhasil. Saya pun akan menanam jahe kira kira 1 hektar sedang cari info bibit dan lain lainnya. Andajual bibit hubungi saya di Bogor 0857-7654-7333. terima kasih…

    Balas
  21. bagus

    Setiap info penanaman jahe merah.gajah.emprit hanya ada foto proses penanaman nya saja. Dan angan2 hasil per poli nya 10/20 kg tp tidak di sertai foto hasil panen yg baru di cabut… apa benar 1 poli nya bisa sampai 10kg bahkan lebih… atau itu cuma angan2 saja… mohon balasannya dr pihak hcs atau master2 yg ada di sini .. terimakasih

    Balas
  22. Tanto

    Mohon maaf Kami dari daerah perbatasan Kendal-Temanggung jual bibit jahe merah 1kg/Rp.20rb
    Tlp. 087845454582 (XL)
    085727088896 (m3)
    Menawi enten sedulur bade nanem kulo saget bantu.matursuwon.

    Balas
  23. effirman azizy

    Mas Didik, saya sudah mencoba tanam pada lahan tanah, polibag, ternyata hasilnya tidak sedahsyat tulisan sampai satu polibag 15 kg bahkan sampai 25 kg. Pola tanammengkuti panduan, hasil maksimum pada lahan tanah tiap rumpun maksimum dua kg , sedangkan pada polibag tidaklebih banyak dibsndingkan poada tanash.kata tulosan hasil dalam polibag bisa bertumpuk, faktanya hanya satulaspis serpertipada tanah langsung. Panen 10 bulan umbinya masih muda dasn kecil seterlahsatu tahun juga tidask banyak poerubahan. Untuk menyaskinkan tolong hasdil panen yang 15 kg itu dibuast vidionya saat panen. Terima kasih Azizy Tangerang

    Balas
    1. Herlambang

      Menurut saya terlalu menggiurkan ya mas satu karung bisa 15-20, mungkin maksudnya pengepakkannya wkkwkww

      Balas
      1. dikdiktaufik Penulis Tulisan

        Betul mas, sangat menggiurkan dan sangat sulit. Apalagi kalau hanya sekedar dibayangkan saja tanpa praktek, jangankan 15-20 kg, ….15-20 gram pun kagak akan dapet-dapet….wkwkwkwk

        Balas
  24. RUSTAN

    Sy tertaeik dg budi daya tanaman Jahe pak, sy punya lahan skitar 5ha. Tp didaerah sulawesi barat, kira2 klau sy mau mamfaatkan itu bisa tdk kt kerjasma.

    Balas
  25. adi

    Salam kenal untuk master2 jahe, mohon infonya yang jual bibit jahe daerah bandung atau sukabumi, saya tertarik menanam jahe, terima kasih

    Balas

Tinggalkan Balasan ke jokosetiyono Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s