BAGAIMANA CARANYA MEMULAI USAHA TERNAK ? (1)


Bagaimana caranya memulai usaha ternak ? Setelah ada niat dan rencana memulai usaha ini, hal-hal apa saja yang perlu kita perhitungkan dan persiapkan ? Tenaaang….tidak perlu dipikirkan terlalu berat dan terlalu rumit. Terlalu banyak perhitungan malah jangan-jangan kita mundur lagi, kalau sudah begini…,waah repot lagi. Yang penting, perhitungan dan persiapan tetap perlu dilakukan, tapi jangan terlalu jadi ‘perfeksionis’ juga sih…

Berikut saya mau sharing dan berbagi mengenai persiapan yang pernah dilakukan untuk mengawali usaha ternak, ditambah sedikit masukan dari sono-sini. Tapi yang praktis-praktis saja. Persiapan ini pun menyangkut usaha ternak secara umum, belum spesifik ke jenis hewan ternak tertentu, namun mudah-mudahan dapat sedikit memberi gambaran umum buat anda rekan-rekan yang hendak memulai usaha ini. Sedangkan untuk ternak hewan secara spesifik, pada kesempatan mendatang mudah-mudahan kita masih bisa berbagi.

1. Tujuan

tujuanTujuan memulai usaha ternak perlu alias wajib ditentukan terlebih dahulu. Hal ini perlu agar kita mempunyai sasaran yang jelas dan langkah-langkah yang tepat untuk mencapainya. Tujuan juga perlu agar kita selalu bisa meng-evaluasi setiap langkah kegiatan, kegagalan maupun keberhasilan yang sudah kita alami, apakah  masih sesuai dengan tujuan yang hendak kita capai atau tidak. So, kita akan selalu ‘on the track’ gitu lho maksudnya…

Apabila tujuannya adalah untuk mencari keuntungan ekonomis dengan skala cukup besar, maka kita harus siap-siap menerapkan prinsip-prinsip dan manajemen ekonomi mulai dari kalkulasi ekonomi mikro maupun makro, dan juga dengan  menerapkan prinsip perhitungan ala akuntansi serta menerapkan pula manajemen operasional dalam segala kegiatannya. Ya kalau mau maju dan biar gak tanggung dapet untungnya harus sedikit agak itung-itungan lah….

Apabila tujuan usaha ternak sekedar memanfaatkan sumber daya yang ada, misalnya memanfaatkan pekarangan rumah yang kosong atau lahan sempit, atau mengisi waktu luang saja, kita bisa mulai melakukan perhitungan yang tidak terlalu jelimet. Setidaknya dengan tujuan ‘asal balik modal dulu’. Tapi jangan salah bro…..banyak usaha yang berhasil mendatangkan uang berlimpah berasal dari tujuan usaha yang awalnya sangat sederhana. Jadi, jangan berkecil hati….banyak koq contoh inspiratif orang-orang sukses yang memulai dari usaha yang awalnya kurang diperhitungkan namun dengan kegigihannya berhasil menjadi sukses…..

2. Menetapkan Jenis Hewan Ternak

Memilih jenis hewan ternak yang akan dibudidayakan sebenarnya tidak ada aturan baku untuk menentukannya. Namun setidaknya ada beberapa pertimbangan yang harus kita lakukan. Pertama, ketersediaan lahan, luas lahan, dan lingkungan tempat anda akan ‘buka usaha’, jangan sampai anda nekad memelihara sapi di tengah-tengah komplek perumahan padat atau di dalam gang. Ke-dua, memilih hewan yang pemeliharaannya relatif mudah, bukan apa-apa, biar anda tidak stress karena waktu dan pikiran anda nantinya terlalu banyak tersita. Ke-tiga, punya nilai ekonomis, ini biar anda tidak merasa ‘terlalu capek dengan hasil nihil’. Nilai ekonomis ini termasuk biaya pemeliharaan rendah dan murah dengan pemasaran yang mudah. Ke-empat, tidak ada salahnya anda melakukan survey, tidak perlu ke LSI lah, cukup survey atau nanya-nanya ke teman, saudara atau tetangga yang sudah memulai usaha, biasanya ini lebih ‘moncer’ karena anda dapat langsung mendapat sharing pengalaman dari mereka. Ke-lima, silahkan pikirkan sendiri kira-kira hal lainnya apa….hehehe

3. Seleksi Bibit Unggul

timmy-teddySeleksi bibit perlu anda lakukan setelah menentukan jenis hewan apa yang akan anda pelihara. Ini perlu agar hasil jerih payah anda dapat menghasilkan produk ternak yang optimal. Di sini anda perlu belajar mengenai ciri-ciri bibit hewan unggul, boleh dari buka-buka literatur atau lagi-lagi….ngobrol dengan peternak yang sudah mengalaminya sendiri.  Datang ke tempatnya dan dijamin apabila kita berhasil mendapatkan ‘perhatian’ si peternak, anda akan mendapatkan ilmu yang kadang-kadang lebih lengkap dari sekedar baca buku atau literatur. Percaya deh, ini sering saya lakukan dan berhasil…

………bersambung

One thought on “BAGAIMANA CARANYA MEMULAI USAHA TERNAK ? (1)

  1. Ping balik: 3. BAGAIMANA CARANYA MEMULAI USAHA TERNAK ? (2) | Organic HCS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s